Stiap sujud qu, aq slalu brdoa pada mu, agar Kau sembuhkan sakitqu. Aq slalu brtanya pada Mu, ap yg harus aq lakukan untuk bisa sembuh. Aq jg ingin bahagia ya Allah, aq bingung aq takut, aq mnanti jawaban mu ya Allah.....
Kebahagiaan bukan dinilai dari seberapa banyak materi yang didapat, Kebahagiaan dinilai dari seberapa seringnya kita berkumpul dengan orang yang kita sayang, meluangkan waktu kita untuk berada di sisi nya berbagi kasih, suka, dan duka
Picture
welcome
Minggu, 09 November 2014
Senin, 03 November 2014
Selasa, 28 Oktober 2014
Holla....
Semalam senang sekali mas aq udah pulang dari dinas ny, bertemu lagi melepas kangen yg sudah tak trbendung hehehe.... senang lah pokok ny tak perlu oleh2 dr nya, cukup dia pulang dan brtemu aq, aq sudh sangat senang.....
Dan hari ini ngantor ny di anter pake mobil, tumben si biasa ny pake motor cz doi males bawa mobil scara ya macet ny jakarta tak trkendali....
Pokok ny aku senang....
Hehehe....
Sabtu, 25 Oktober 2014
huuuuuffffftttt
Hoolla....
Dari sore kegiatan ny hanya nonton dvd drama korea, mnanti ssorang tapi bbm ny ga muncul2, yaaaa sibuk sm kerjaan nya d luar negeri hohoho, sepi....
Eeehhh stelah d nanti2, bbm Dia muncul juga di jam stngah 9 malam... aaaa akhir nya.... ya mskipun ga banyak stidak ny ada sdikit waktu utk say hallo dgn saya, scara ya klo udah krja sibuk ny bukan main....
Tp bbm mah bbm, cuma dia ribut mau tidur mulu kata ny besok hrs bangun pagi2, lagi2 d kalah kn dgn waktu.... ywdh deh.... berat memang klo pnya pasangan yg super sibuk.... #ujian biar tangguh hehe....
Holla....
Hari ini sabtu 25 okt, weekend si tapi d rumah aja hehehe. Padahal udh gajian tapi ya gpp deh hitung2 hemat uang. lagi pula Ya sprti biasa di tinggal dinas sm mas nya ke sepang malaysia..... jadi ga ada ngdate di malam minggu, sedih ya sudah biasa hehehe...
Btw 2 hari ini alias weekend ini saya d rumah saja. Ya paling klo bete jalan2 kmana gtu, nonton x ya mmm tapi bete jg nonton sendirian... huuuuu.... mau ajak temen, mreka jg udh ada acara sm cwo ny msng2.... liat temen2 kantor pd brlibur bikin iri aja, pdhal sya juga brniat brlibur tapi entah lah kapan, mana kemarin ada yg ngenyein saya gedeg banget, sombong banget mentang2 hr ini brlibur ke pulau trus pake nyindir2 gini "gimana wen, jd ke dieng", idih so bnget tu org pdhal mah dia tau klo sya ga jadi ke dieng. Biarin aja liat aja nanti sya bakal liburan ktempat yg tu org belum pernah kunjungi, biar kaget tu dia udh ngremehin sya.. huuuuuu
Minggu, 26 Mei 2013
Makalah_Go Green with BNI
Makalah Sumber Daya Alam
‘Save our environment,
Save our generation’
(Menyelamatkan lingkungan kita, menyelamatkan generasi kita)
Di susun oleh :
Nama :
Wenty Febrianti
NIM : 1002500494
STIE
MUHAMMADIYAH JAKARTA
Kampus Minangkabau
/ Malam
- PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kepedulian
lingkungan merupakan salah satu fokus area utama. Sejumlah inisiatif telah
dirancang untuk mempromosikan kepedulian lingkungan kepada masyarakat. Bank
Negara Indonesia (BNI), sebagai bank pertama milik pemerintah Indonesia,
memiliki rasa tanggungjawab yang mendalam untuk meningkatkan taraf hidup
masyarakat dan perbaikan lingkungan, dengan memfasilitasi kegiatan kesadaran
terhadap lingkungan. Oleh karena itu BNI turut serta dalam menerapkan program
Go Green ini. BNI Go Green merupakan program untuk
berpartisipasi aktif dalam upaya penyelematan bumi dari pemanasan global (global
warming), serta mendukung pogram Pemerintah RI untuk mengurangi emisi
karbon 26%. Ada beberapa alasan kepedulian BNI terhadap penyelamatan
bumi ini melalui program Go Green antara lain :
a) BNI Go Green tidak hanya
bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian BNI terhadap lingkungan hidup tetapi
juga sangat bermanfaat bagi keberlanjutan perusahaan (sustainable business)
dalam melaksanakan konsep 3P (People, Planet, Profit).
b) BNI Go Green merupakan
salah satu upaya untuk memenangkan persaingan karena pada masa yang akan datang
isu lingkungan hidup menjadi isu utama dalam persaingan bisnis termasuk
perbankan.
c) BNI memberikan value (nilai) pada
stakeholder dengan menjadi bank yang peduli pada isu-isu pembangunan
berkelanjutan.
Sampai saat ini BNI telah mendukung berbagai upaya
pelestarian alam, antara lain melalui program penghijauan berupa pembangunan
hutan kota, program pembibitan tanaman keras, rehabilitasi lahan kritis,
pemanfaatan renewable energy dan lain-lain.
Beberapa penghagaan yang diraih BNI dalam bidang sustainability
business:
· Indonesia Green Company (IGC) dari
Majalah SWA dan SRI (Sustainable and Responsible Investment) Kehati
(Keanekaragaman Hayati) Award 2012
·
Sustainable Bank of the Year,
Sustainable Finance Award 2011, dari Financial Time - International Finance
Corporation, London.
· Penghargaan Platinum kategori
Sosial, Indonesia CSR Award 2011 - Social Investment & Sustainable
Development (Program Hutan Kota BNI Banda Aceh), dari Kementerian Sosial RI
·
Juara I - Inovasi PKBL BUMN
terbaik, Anugrah BUMN 2011, dari Kementerian BUMN
·
Penanaman dan Pemeliharaan pohon
terkait Gerakan Satu Miliar Pohon, dari Menteri Kehutanan RI
Bank ini mulai berani melakukan proses edukasi kepada
para pengambil kredit agar mereka lebih peduli dengan lingkungan dan kalau
proses edukasi sudah mencapai suatu titik tertentu, BNI 46 tidak akan ragu
untuk menerapkan kepedulian lingkungan dalam persyaratan pemberian kredit. Yang menarik juga adalah BNI Go Green ini bisa menjadi payung untuk
berbagai kegiatan komunikasi pemasaran BNI 46. Kampanye mengenai electronic
delivery channel tidak lagi hanya terbatas untuk menunjukkan bahwa bank ini
juga punya fasilitas yang tidak kalah dengan para pesaingnya, tapi juga
menunjukkan sebagai bentuk penerapan go green tersebut. Artinya BNI
hendak mengartikulasikan bahwa pemakaian electronic delivery channel
bukan sekedar bagian dari gaya hidup modern tapi juga gaya hidup seperti yang sudah
dijelaskn diawal yaitu peduli kepada people dan planet.
Dalam era horizontal marketing,
konsistensi dalam menunjukkan kepedulian pada people dan planet
akan menjadi modal untuk mudah di-confirm oleh konsumen yang kian peduli
dan kritis untuk melihat sejauh mana sebuah brand itu peduli pada people
dan planet. Jadi, sekalipun BNI Go Green ini belum langsung
berkontribusi melonjakkan performa bisnis BNI 46, tapi sudah punya peran
signifikan dalam membentuk karakter baru bank ini dan sekaligus mulai membentuk
gaya hidup modern dan peduli pada people dan planet.
- PEMBAHASAN
Adapun
kegiatan yang dilakukan BNI dalam menerapkan Go Green ini adalah sebagai
berikut :
1. Pelestarian
Alam
Fokus BNI
dalam mendukung pelestarian alam diwujudkan melalui beberapa kegiatan program
pada tahun 2011 sebagai berikut:
a.
Pembangkit Listrik Pico Hidro
BNI
mendukung program Pemerintah mendorong tingkat elektrifikasi di Indonesia
melalui teknologi tepat-guna pembangkit listrik pico hidro. Bekerja sama dengan
Indonesia Institute for Energy Economic, BNI mengembangkan pembangkit listrik
pico hidro berkapasitas 2 KW untuk masyarakat terpencil di Desa Mekarjaya,
Kawasan Cagar AlamGunung Simpang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Program Biogas Rumah BNI mendukung pelaksanaan program BiRu (Biogas Rumah) di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, dengan mendonasikan 40 unit biogas digester. Dengan memanfaatkan kotoran sapi, alat biogas digester dapat menghasilkan gas sebagai sumber daya terbarukan untuk kompor rumah tangga.
Program Biogas Rumah BNI mendukung pelaksanaan program BiRu (Biogas Rumah) di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, dengan mendonasikan 40 unit biogas digester. Dengan memanfaatkan kotoran sapi, alat biogas digester dapat menghasilkan gas sebagai sumber daya terbarukan untuk kompor rumah tangga.
b.
Program Kali Ciliwung Bersih
Program Kali
Ciliwung Bersih bertujuan untuk membersihkan lintasan sungai Kali Ciliwung dan
dikerjakan secara sukarela oleh beberapa kelompok komunitas masyarakat, dimana
dana bantuan dari BNI dipergunakan untuk menyediakan peralatan pengangkut
sampah sungai serta memberdayakan penduduk setempat untuk aktif mengelola
kebersihan Kali Ciliwung. Community development (CD) saat ini sudah menjadi bagian dari komitmen korporat
untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, Saat ini, corporate
social responsibility (CSR) telah berada dalam dimensi baru dimana
Perusahaan secara proaktif menanamkan investasi yang baik ini dan memberikan
nilai sosial untuk semua usaha bisnis mereka. Program CSR ini menawarkan
inisiatif kegiatan lingkungan kepada masyarakat bantaran Sungai Ciliwung di
wilayah Bogor melalui konsep non-formal namun tetap melibatkan pihak-pihak
pemerintah daerah terkait. Salah satu wujud kesadaran lingkungan berupa
kemampuan masyarakat bantaran sungai untuk mengetahui pentingnya ekosistem
sungai di lingkungan tempat tinggalnya dan mencoba mengembangkan ide-ide
kreatif untuk mengurangi masalah pencemaran sungai di wilayahnya. BNI mendukung
kegiatan antara ICSD (Indonesia Center for Sustainable Development), KPC
(Komunitas Peduli Ciliwung) dan LATIN (Lembaga Alam Tropika Indonesia) untuk
menyelenggarakan program CSR : Gerakan Peduli CIliwung dengan memberikan
peralatan daur ulang sampah plastik (mesin pencacah beserta motor roda tiga
sebagai pengangkut sampah) dan memberikan bantuan peningkatan capacity
building masyarakat di wilayah Bogor.
c.
One Billion Indonesian Tree
BNI bekerja
sama dengan Paguyuban Budiasi mendonasikan 500 ribu bibit tanaman keras untuk
dipergunakan oleh komunitas dan masyarakat Jawa Barat bagi rehabilitasi lahan
kritis melalui penanaman pohon. Donasi bibit tanaman tersebut merupakan bagian
dari partisipasi BNI untuk mensukseskan program penghijauan One Billion
Indonesian Tree (OBIT) yang dicanangkan oleh pemerintah beberapa tahun yang
lalu.
d.
Taman Kota dan hutan kota
BNI bekerja sama dengan pihak Pemerintah Kota Banda Aceh
mengembangkan Taman Kota Trembesi BNI Banda Aceh, sebuah fasilitas hutan dan
taman kota seluas 1,5 hektar yang berlokasi di kota Banda Aceh. Selain di Banda
Aceh, BNI juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo dan
Universitas Udayana untuk mengembangkan hutan-hutan kota untuk mendukung
terciptanya ruang terbuka hijau di perkotaan yang bermanfaat secara ekologis
dan sosial. Pembangunan
Hutan Kota BNI merupakan program kegiatan yang didasari akan kesadaran terhadap pentingnya
ruang terbuka hijau yang memiliki manfaat dalam peningkatan kualitas lingkungan
hidup. Selain hal tersebut, program ini juga untuk mengedukasi masyarakat bahwa
hutan kota tidak hanya bermanfaat secara ekologis tetapi juga member manfaat
sosial dan ekonomi apabila dikelola dengan baik.
e.
Earth Hour 2011
BNI
mendukung pelaksanaan Earth Hour 2011 dengan memadamkan lampu di Gedung BNI dan
Wisma BNI pada tanggal 28 Maret 2011, antara pukul 20.30 sampai 21.30 WIB.
Earth Hour merupakan program global yang diprakarsai oleh WWF (World Wide Fund
for Nature) dalam upaya membantu mengurangi dampak pemanasan global melalui
penghematan pemakaian listrik.
f.
Penyelamatan Orang Utan
BNI menjalin
kerja sama dengan Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF) dalam rangka
menyelamatkan primata langka Orang Utan Borneo di habitatnya, bagi kepentingan
lingkungan maupun generasi mendatang. Selain mendonasikan dana untuk mengadopsi
Orang Utan, BNI juga mengundang partisipasi nasabah kartu kredit BNI untuk
menukarkan point reward kartu kredit mereka sebagai dana untuk mengadopsi Orang
Utan di BOSF.
2. Program E-Billing
Saat ini BNI card center memiliki layanan praktis dan ramah lingkungan
yang mendukung gerakan Go Green yang bernama E-Billing. E-Billing merupakan fasilitas pengiriman lembar tagihan
melalui alamat email nasabah secara otomatis setiap bulan nya. Tujuan dari
program E-Billing ini adalah untuk penghematan kertas yang di gunakan untuk
mengiprint lembar tagihan kredit nasabah. Adapun keuntungan dari program
E-Billing adalah sebagai berikut :
-
Untuk
memperoleh informasi tagihan lebih cepat
-
Informasi
tagihan dapat dicetak sesuai kebutuhan
-
Terjamin
kerahasiaan nya
- KESIMPULAN
Dengan dukungan dari BNI ini, baik secara langsung maupun tidak langsung
turut menciptakan Kesadaran Hijau untuk menciptakan kondisi lingkungan yang
lebih baik, dan hal ini sesuai dengan motto BNI Go Green.
- PENUTUP
Demikian
makalah ini dibuat sebagai informasi mengenai penerapan Go Green yang dilakukan
oleh BNI. Semoga dengan adanya makalah ini pengetahuan kita sebagai mahasiswa
mengenai pelestarian lingkungan semakin bertambah. Dan kita sebagai mahasiswa
semakin sadar betapa penting nya menjaga dan melastarikan alam. Kritik dan
saran dari pembaca sangat membantu dalam penyempurnaan makalah ini dikemudian
hari nya. Terimakasih.
- DAFTAR PUSTAKA
Makalah hukum bisnis_Koperasi sebagai dasar perekonomian Indonesia
MAKALAH
HUKUM BISNIS
KOPERASI
SEBAGAI DASAR PEREKONOMIAN INDONESIA
DISUSUN OLEH :
WENTY FEBRIANTI / NIM
: 1002500494
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM SARJANA MANAJEMEN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MUHAMMADIYAH JAKARTA
2013
MATA
KULIAH : HUKUM BISNIS
KATA
PENGANTAR
Segala puji
bagi Allah SWT atas rahmat dan karunia Nya penulis dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul “Koperasi sebagai dasar perekonomian Indonesia” dengan tepat
waktu.
Penyusunan
makalah ini sebagai salah satu pemenuhan nilai tugas mata kuliah Hukum Bisnis.
Penulis juga menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat
kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca akan
sangat berguna demi kemajuan makalah ini.
Tidak lupa
penulis mengucapkan terimakasih, semoga makalah yang penulis susun dapat
memberikan manfaat bagi para pembaca sekalian sehingga bertambah nya wawasan
dan pengetahuan kita.
Jakarta, 15 April 2013
Penulis
DAFTAR
ISI
Halaman
HALAMAN
JUDUL............................................................................. i
KATA
PENGANTAR............................................................................. ii
DAFTAR
ISI........................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................... 1
I.1 Latar
Belakang................................................................ 1
I.2 Tujuan
Penulisan………………...................................... 3
I.3 Ruang
Lingkup Masalah …............................................. 3
BAB II PEMBAHASAN
II.1 Sejarah perkembangan koperasi
di Indonesia ...................................................................... 4
II.2
Fungsi dan peranan koperasi dalam perekonomian
di Indonesia .................
…………………………………. 14
II.3 Asas pembangunan yang mendasari Koperasi Sebagai
pilar ekonomi Indonesia
dan Lambang koperasi …..…..........17
II.4 Bentuk-bentuk koperasi di Indonesia ....................................19
II.5
Faktor-faktor pendukung dan penghambat
perkembangan koperasi Indonesia. ......................................20
BAB III PENUTUP
III.1 Kesimpulan........................................................................ 28
III.2 Kritik
dan Saran............................................................. .. 28
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
I. 1. Latar Belakang
Membangun sistem Perekonomian Pasar yang
berkeadilan sosial tidaklah cukup dengan sepenuhnya menyerahkan kepada pasar.
Namun juga sangatlah tidak bijak apabila menggantungkan upaya korektif terhadap
ketidakberdayaan pasar menjawab masalah ketidakadilan pasar sepenuhnya kepada
Pemerintah. Koperasi sebagai suatu gerakan dunia telah membuktikan diri dalam
melawan ketidakadilan pasar karena hadirnya ketidaksempurnaan pasar. Bahkan
cukup banyak contoh bukti keberhasilan koperasi dalam membangun posisi tawar
bersama dalam berbagai konstelasi perundingan, baik dalam tingkatan bisnis
mikro hingga tingkatan kesepakatan internasional. Oleh karena itu banyak Pemerintah
di dunia yang menganggap adanya persamaan tujuan negara dan tujuan koperasi
sehingga dapat bekerjasama. Meskipun demikian di negeri kita sejarah pengenalan
koperasi didorong oleh keyakinan para Bapak Bangsa untuk mengantar perekonomian
Bangsa Indonesia menuju pada suatu kemakmuran dalam kebersamaan dengan semboyan
"makmur dalam kebersamaan dan bersama dalam kemakmuran". Kondisi
obyektif yang hidup dan pengetahuan masyarakat kita hingga tiga dasawarsa
setelah kemerdekaan memang memaksa kita untuk memilih menggunakan cara itu.
Persoalan pengembangan koperasi di Indonesia sering dicemooh seolah sedang
menegakan benang basah. Pemerintah di negara-negara berkembang memainkan peran
ganda dalam pengembangan koperasi dalam fungsi "regulatory" dan "development".
Koperasi sejak kelahiranya disadari sebagai suatu upaya untuk menolong diri
sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu dasar "self help and
cooperation" atau "individualitet dan solidaritet" selalu
disebut bersamaan sebagai dasar pendirian koperasi. Sejak akhir abad yang lalu
gerakan koperasi dunia kembali memperbaharui tekadnya dengan menyatakan
keharusan untuk kembali pada jati diri yang berupa nilai-nilai dan nilai etik
serta prinsip-prinsip koperasi, sembari menyatakan diri sebagai badan usaha dengan
pengelolaan demoktratis dan pengawasan bersama atas keanggotaan yang terbuka
dan sukarela. Menghadapi milenium baru dan globalisasi kembali menegaskan
pentingnya nilai etik yang harus dijunjung tinggi berupa: kejujuran,
keterbukaan, tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada pihak lain (honesty,
openness, social responsibility and caring for others) (ICA,1995). Runtuhnya
rejim sosialis Blok-Timur dan kemajuan di bagian dunia lainnya seperti Afrika
telah menjadikan gerakan koperasi dunia kini praktis sudah menjangkau semua
negara di dunia, sehingga telah menyatu secara utuh. Dan kini keyakinan tentang
jalan koperasi itu telah menemukan bentuk gerakan global. Koperasi Indonesia
memang tidak tumbuh secemerlang sejarah koperasi di Barat dan sebagian lain
tidak berhasil ditumbuhkan dengan percepatan yang beriringan dengan kepentingan
program pembangunan lainnya oleh Pemerintah. Krisis ekonomi telah meninggalkan
pelajaran baru, bahwa ketika Pemerintah tidak berdaya lagi dan tidak
memungkinkan untuk mengembangkan intervensi melalui program yang dilewatkan
koperasi justru terkuak kekuatan swadaya koperasi. Di bawah arus rasionalisasi
subsidi dan independensi perbankan ternyata koperasi mampu menyumbang sepertiga
pasar kredit mikro di tanah air yang sangat dibutuhkan masyarakat luas secara
produktif dan kompetitif. Bahkan koperasi masih mampu menjangkau pelayanan
kepada lebih dari 11 juta nasabah, jauh diatas kemampuan kepiawaian perbankan
yang megah sekalipun. Namun demikian karakter koperasi Indonesia yang kecil-kecil
dan tidak bersatu dalam suatu sistem koperasi menjadikannya tidak terlihat
perannya yang begitu nyata. Lingkungan keterbukaan dan desentralisasi memberi
tantangan dan kesempatan baru membangun kekuatan swadaya koperasi yang ada
menuju koperasi yang sehat dan kokoh bersatu. Menyambut pengeseran tatanan
ekonomi dunia yang terbuka dan bersaing secara ketat, gerakan koperasi dunia
telah menetapkan prinsip dasar untuk membangun tindakan bersama. Bagi koperasi
Indonesia membangun kesejahteraan dalam kebersamaan telah cukup memiliki
kekuatan dasar kekuatan gerakan. Daerah otonom harus menjadi basis penyatuan
kekuatan koperasi untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan lokal dan arus
pengaliran surplus dari bawah. Ada baiknya koperasi Indonesia melihat kembali hasil
kongres 1947 untuk melihat basis penguatan koperasi pada tiga pilar kredit,
produksi dan konsumsi.
Dengan mengembalikan koperasi pada
fungsinya (sebagai gerakan ekonomi) atas prinsip dan nilai dasarnya, koperasi
akan semakin mampu menampilkan wajah yang sesungguhnya menuju keadaan
"bersama dalam kesejahteraan" dan "sejahtera dalam kebersamaan. Hal
ini sesuai dengan tujuan koperasi, khususnya untuk memajukan kesejahteraan
anggotanya dan masyarakat pada umumnya. Dari latar belakang diatas maka penulis
ingin membahas tentang Koperasi sebagai dasar perekonomian Indonesia dan
faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perkembangan koperasi serta
masalah-masalah apa saja yang dihadapai para anggota serta pengurus koperasi di
Indonesia.
I.
2. Tujuan penulisan
1.
Sebagai wawasan mengenai perkembangan
koperasi di Indonesia
2.
Sebagai pemenuhan nilai tugas mata
kuliah Hukum Bisnis
I.
3.Ruang lingkup masalah
1.
Sejarah perkembangan koperasi di
Indonesia
2.
Fungsi dan peranan koperasi dalam
perekonomian di Indonesia
3. Asas Pembangunan yang
mendasari Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Indonesia dan Lambang koperasi
4.
Bentuk koperasi di Indonesia
5.
Faktor-faktor pendukung dan penghambat
kegiatan koperasi
Langganan:
Postingan (Atom)



